{"id":817,"date":"2012-05-18T13:01:41","date_gmt":"2012-05-18T13:01:41","guid":{"rendered":"http:\/\/blog.situsteknik.com\/?p=817"},"modified":"2012-05-18T13:04:10","modified_gmt":"2012-05-18T13:04:10","slug":"laporan-perencanaan-struktur-bangunan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/blog.situsteknik.com\/?p=817","title":{"rendered":"LAPORAN  PERENCANAAN  STRUKTUR  BANGUNAN"},"content":{"rendered":"<a class=\"wpptopdf\" target=\"_blank\" rel=\"noindex,nofollow\" href=\"https:\/\/blog.situsteknik.com\/?p=817&format=pdf\" title=\"Download PDF\"><img decoding=\"async\" alt=\"Download PDF\" src=\"http:\/\/blog.situsteknik.com\/wp-content\/plugins\/wp-post-to-pdf\/asset\/images\/pdf.png\"><\/a>\n<!-- Quick Adsense WordPress Plugin: http:\/\/quicksense.net\/ -->\n<div style=\"float:none;margin:10px 0 10px 0;text-align:center;\">\n<script type=\"text\/javascript\"><!--\r\ngoogle_ad_client = \"ca-pub-1978955812064543\";\r\n\/* situsteknik_728x90 *\/\r\ngoogle_ad_slot = \"8726851317\";\r\ngoogle_ad_width = 728;\r\ngoogle_ad_height = 90;\r\n\/\/-->\r\n<\/script>\r\n<script type=\"text\/javascript\"\r\nsrc=\"http:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/show_ads.js\">\r\n<\/script>\n<\/div>\n<div class=\"pf-content\"><p>  Oleh  SPL.\n<\/p>\n<p>           Untuk  mendapatkan  ijin bangunan  gedung  bertingkat  banyak  ( &gt; 8 tingkat )  di  Jakarta;  antara  lain  diperlukan  Laporan  Perencanaan  Struktur   untuk  diserahkan  kedinas  P2B  DKI  Jakarta  untuk  diperiksa  oleh  tim  TPKB  DKI  Jakarta.   Banyak  keluhan  dan pertanyaan  mengenai  persyaratan  laporan  tersebut;  meskipun  dinas  yang  bersangkutan  dengan  bekerja  sama  organisasi HAKI  telah  beberapa  kali  mencoba  memberi  penerangan   dan  arahan  yang  perlu.\n<\/p>\n<p>          Berdasarkan  peraturan  yang  ada dan  bahan  pelatihan  yang  pernah  diberikan  HAKI,  penulis   mencoba  memberi  penjelasan  tentang perencanaan  struktur  ;  yang  mungkin  dapat  berguna    untuk  perencana   pemula  khususnya.  Penjelasan  ini  bukan  penjelasan   formal;  tetapi  sekadar  info  dari  sesama   rekan  perencana  struktur.<\/p>\n<p><!--more--><\/p>\n<p>         Selain  peraturan  yang  relevan   seperti :  SNI 03-1726-2002;  SNI 03-1729-2002,  SNI 03 -2847 \u2013 2002  dan  SNI  1727 \u2013 1989  yang  berlaku  diseluruh  Indonesia;  perlu  dipelajari  juga  peraturan  Kadin  P2B  DKI  Jakarta   No.  50  tahun  2007.  Pedoman yang  lebih  lengkap  dapat  dibaca antara  lain  pada   buku  Short  Course   HAKI  2006 &#8221;  Pedoman   Perancangan  Bangunan  Gedung  Tinggi   di  DKI  JAKARTA&#8221;;   meskipun  sebagian  isinya  mungkin  sudah agak  diubah  dalam  Konsensus  TPKB.\n<\/p>\n<p>        Laporan  perencanaan perancangan Struktur  bangunan  seharusnya  secara  garis  besar  mencakup  hal hal  dibawah  ini  :&#8211;\n<\/p>\n<ol>\n<li>\n<div>   DATA   PROYEK  BANGUNAN :\n<\/div>\n<p>Mencakup ;  lokasi  ( Zona  Gempa ),  jenis\/ sifat  pengunaan  bangunan  dan  dimensi  utamanya,  sistim  struktur  dan  ukuran  utamanya,  banyaknya  tingkat dan  tinggi  gedung,  informasi   tentang  adanya  besmen atau  tidak  dst.\n<\/p>\n<p>\n\u00a0<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<div>   KRITERIA  DAN  DASAR  PERENCANAAN\n<\/div>\n<p>2.1   Peraturan2  yang  dipakai  maupun  yang   diacu  jika belum  tercakup  dalam  peraturan\n<\/p>\n<p>         (biasanya  code  bangunan  yang  relevan  dari   luar  negeri).\n<\/p>\n<p>2.2   Sistim  struktur  yang  dipakai   (  SRPMM, SRPMK   dsb ).\n<\/p>\n<p>2.3    Mutu  materialnya,  terutama  beton,  tulangan  dst  yang  digunakan.\n<\/p>\n<p>2.4    Beban  dan  kombinasi  beban  yang  ditinjau.\n<\/p>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p>      3.       ANALISIS   STRUKTUR   ATAS.\n<\/p>\n<p>              3.1     Perhitungan  gaya  gempa  dasar  dan  parameter  C<sub>1<\/sub> ( T1 );  I  dan  R  yang  diambil   dan\n<\/p>\n<p>                         penentuan  kategori  kegempaan  tanahnya .\n<\/p>\n<p>              3.2     Cara  analisis  strukturnya:-  jika  bangunan  regular  dapat  dipakai  cara  analisis  statik\n<\/p>\n<p>                         ekivalen;  jika  tidak , biasanya  harus  dianalisis  dengan  cara  analisis dinamik  3-D\n<\/p>\n<p>                         dengan  bantuan  program  computer  ( a.l.  ETABS ).  Ada  syarat jenis  perpindahan  pada\n<\/p>\n<p>                          mode  pertama  dan  kedua  dll. Biasanya outputnya  sudah  sampai  dimensi  elemen\n<\/p>\n<p>                        struktur  dan  tulangan  yang  diperlukan.\n<\/p>\n<p>             3.3      Pemeriksaan  syarat2  fleksibilitas  struktur,  deformasi  total  dan  penyimpangan   antar\n<\/p>\n<p>                        tingkat.\n<\/p>\n<p>\n\u00a0<\/p>\n<p>    4.        ANALISIS  STRUKTUR  BAWAH\n<\/p>\n<p>             4.1      Jika  dipakai  besmen;  tinjauannya  termasuk  rencana  penggalian  tanah  dan  sistim\n<\/p>\n<p>                        penahan  tanahnya  atau  stabilitas  lerengnya  jika  dipakai  cara  &#8221; open-cut &#8220;.\n<\/p>\n<p>            4.2       Tinjauan  pengaruh  galian  pada  dasar  lubang  seperti  analisis &#8221;  blow-in&#8221;, &#8221; analisis-\n<\/p>\n<p>                          Heave &#8220;,   dewatering  dsb.\n<\/p>\n<p>            4.3       Perencanaan  fondasi  mulai  dari  sistim  fondasi,  gaya2  yang  bekerja  pada  tiap-tiap\n<\/p>\n<p>                         kolom  paling  bawah,  perkiraan  daya  dukung  tekan,  tarik  dan  lateral   tiang  tunggal;\n<\/p>\n<p>                        pengaruh  kelompok,  perhitungan   pile-cap  dan  tie-beam,  perkiraan  penurunan  total\n<\/p>\n<p>                        dan  beda  penurunan  antar  kolom  dst.\n<\/p>\n<p>\n\u00a0<\/p>\n<p>              Sebagai  penutup  dianjurkan  agar  laporan  perencanaan  dibuat   secara   sistimatis  dan  rapi, tiap  halaman  diberi  nomor  urut\/  halaman  dan  terdapat   daftar  isi  yang  jelas;  disertai  gambar gambar struktur   yang  memadai  minimum  ukuran  A3.     <\/p>\n<\/div>\n<div style=\"font-size:0px;height:0px;line-height:0px;margin:0;padding:0;clear:both\"><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh SPL. Untuk mendapatkan ijin bangunan gedung bertingkat banyak ( &gt; 8 tingkat ) di Jakarta; antara lain diperlukan Laporan Perencanaan Struktur untuk diserahkan kedinas P2B DKI Jakarta untuk diperiksa oleh tim TPKB DKI Jakarta. Banyak keluhan dan pertanyaan mengenai &hellip; <a href=\"https:\/\/blog.situsteknik.com\/?p=817\">Continue reading <span class=\"meta-nav\">&rarr;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/blog.situsteknik.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/817"}],"collection":[{"href":"https:\/\/blog.situsteknik.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/blog.situsteknik.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.situsteknik.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.situsteknik.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=817"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/blog.situsteknik.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/817\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":819,"href":"https:\/\/blog.situsteknik.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/817\/revisions\/819"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/blog.situsteknik.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=817"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.situsteknik.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=817"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.situsteknik.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=817"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}