52nd Rankine Lecture: Performance Based Design in Geotechnical Engineering

Download PDF

oleh HW

Rankine Lecture yang diselenggarakan setiap tahun oleh British Geotechnical Association (BGA) dan Institution of Civil Engineers (ICE) adalah kuliah yang selalu di tunggu-tunggu oleh para geotechnical engineers baik itu dari kalangan akademisi maupun praktisi. Umumnya, Rankine Lecture disampaikan oleh seorang Professor atau praktisi dari sebuah universitas atau lembaga/perusahaan yang hasil risetnya memberikan kontribusi secara signifikan dalam perkembangan ilmu geoteknik. Kuliah ini dipandang sebagai salah satu kuliah yang sangat bergengsi di bidang geoteknik. Mungkin bisa disamakan dengan anugerah Nobel Laureate prize atau Pulitzer prize.

Isi dari kuliahnya tergantung dari keahlian pembicaranya, seputar perkembangan riset dan praktik geoteknik saat ini dan juga state-of-the-art dari topik-topik spesifik yang disampaikan. Rankine Lecture pertama diberikan oleh Prof. Arthur Casagrande pada tahun 1961 dengan topik Control of seepage through foundations and abutments of dams. Banyak tokoh-tokoh terkenal geoteknik telah memberikan kuliah ini. Daftarnya dapat dilihat disini http://en.wikipedia.org/wiki/Rankine_Lecture. Kuliah yang diberikan secara lisan lalu dipublikasikan di jurnal Geotechnique beberapa bulan kemudian.

Sejarah Rankine Lecture

Nama Rankine Lecture berasal dari seorang profesor British yang memberikan kontribusi signifikan dalam perkembangan ilmu mekanika tanah pada abad ke-19. Prof. W.J.M. Rankine (1820-1872) adalah professor teknik sipil di University of Glasgow, yang dikatakan sebagai seorang insinyur pertama dari British yang memberikan kontribusi signifikan di bidang Mekanika Tanah. Prof. Rankine dikenal melalui teori tegangan lateral tanah pada dinding penahan tanah. Semua mahasiswa teknik sipil yang belajar mekanika tanah pasti mengenai teori Rankine dalam menghitung tegangan tanah aktif (Ka) dan tegangan tanah pasif (Kp).

Dari tahun 1961-1972, Rankine lecture diberikan di ICE, tetapi sejak 1973 kuliah tersebut diberikan di Imperial College of London. Beberapa hal unik dari Rankine Lecture:

  • 25 pembicara sejauh ini berasal dari UK, 8 dari USA, 4 dari Canada, 3 dari Australia, 2 masing-masing dari France, Norway dan Spain, dan 1 masing-masing dari Austria, Brazil, Japan dan South Africa.
  • Paper Rankine Lecture terpanjang adalah 106 halaman oleh Prof. P.W. Rowe (1972), meskipun kebanyakan isinya dalah gambar-gambar.  Kuliah oleh Antonio Gens pada 2007 datang dengan 71 halaman, tetapi dalam format modern A4, format Géotechnique.
  • Pembicara termuda diyakini adalah Brian Simpson yang berumur 44 tahun pada saat memberikan kuliahnya pada tahun 1992.
  • 6 pembicara sejauh ini berasal dari Imperial College, 3 dari BRS/BRE, 3 dari UC Berkeley dan Cambridge University, 2 masing-masing dari University of Illinois, Mowlem/Soil Mechanics Ltd dan Ove Arup.
  • Hanya satu Rankine Lecture yang menggunakan lirik musik (Prof. R.E. Goodman, 1995).
52nd Rankine Lecture (2012)

Kuliah tahun ini diberikan oleh Prof. Malcolm Bolton dari Cambridge University (http://www-geo.eng.cam.ac.uk/directory/mdb8@cam.ac.uk) pada 21 Maret 2012 di Imperial College. Judul paper yang disampaikan adalah “Performance based design in geotechnical engineering“. Secara umum, isinya membahas hasil riset yang dikerjakan oleh beliau dan mahasiswa-mahasiswa PhD nya di Cambridge mengenai desain geoteknik dengan pendekatan yang dia namakan Mobilizeable Strength Design (MSD). Isi kuliahnya juga mengkritisi konsep partial safety factor yang diadopsi oleh code-code seperti Eurocode 7 dan British Standard atau identik dengan Load and Resistance Factor Design (LRFD) yang diadopsi oleh code-code di USA. Isu yang dikritisi adalah ketidakjelasan dalam penentuan nilai partial factor yang digunakan baik untuk beban maupun untuk parameter tanah. Dia kemudian memaparkan konsep MSD yang berdasarkan perilaku stress-strain tanah dalam mendesain struktur-struktur geoteknik misalnya slope stability, shallow foundation, deep excavation, piled foundation dan juga tunnelling.

Abstrak untuk 52nd Rankine Lecture:

Engineering design consists of a sequence of decisions which should satisfy the client’s objective performance requirements. This lecture will argue that an assessment of geotechnical performance must involve ground displacements, and that the traditional approach of specifying safety factors is potentially wasteful. In particular, the Limit State Design (LSD) approach adopted in the Eurocodes will be shown to lack objectivity and therefore to be inadequate to the needs of clients and society at large. Improvements will be proposed through the adoption of Mobilizeable Strength Design (MSD) principles in which the designer explicitly considers the stress-strain behaviour of the ground.
Central to the MSD approach will be an assessment of the possible deformability and strength of the soil that lies within the anticipated deformation mechanism of the proposed geo-structure. Displacements are then calculated by applying the principle of conservation of energy to the deformation mechanism. This leaves the designer with an implicit assessment of deformations before any other checks which might later be made by Finite Element Analysis (FEA), and ensures that the intended design performance can always be checked by monitoring during construction. Examples of the application of MSD will include earth retaining structures, slopes and foundations.

Biografi Prof. Malcolm Bolton

Malcolm Bolton is Professor of Soil Mechanics at Cambridge University, Director of the Schofield Centre for Geotechnical and Construction Modelling, and head of the Geotechnical and Environmental Group in the Department of Engineering. He is a Fellow of the Royal Academy of Engineering and holds a BGA Prize, a Telford Premium, two T K Hsieh Awards, an Oscar Faber Award, and the Sir Benjamin Baker medal. He was founding chairman of the ISSMGE Technical Committee Geo-Mechanics from Micro to Macro (GM3). He has collaborated on piles with the Giken company for 17 years, and is the founding chairman of the International Press-In Association. He served on the Slope Stability Technical Review Board for the Hong Kong Government, and acts as a consultant in relation to soil-pipeline interactions on the sea bed. He helped to draft BS8002 Earth Retaining Structures, and has over 200 publications on a variety of topics, including his textbook A Guide to Soil Mechanics.

Video kuliah Rankine Lecture

Terima kasih kepada BGA yang mendistribusikan video Rankine Lecture tahun ini untuk ditonton secara cuma-cuma. Kuliah dibuka dengan pengantar dari Prof. Robert Mair dari Cambridge University, diteruskan dengan kuliah oleh Prof. Malcolm Bolton selama kurang lebih 100 menit, kemudian ditutup dengan “vote of thanks” oleh Prof. Mark F. Randolph dari University of Western Australia.

Seperti yang dideskripsikan di awal, Rankine Lecture sangat berbobot untuk diikuti setiap tahun. Untuk tahun-tahun sebelumnya, kita bisa membaca paper-paper nya yang dipublikasikan di jurnal Geotechnique oleh ICE. Hanya tahun ini saja yang tersedia videonya, mudah-mudahan diikuti untuk tahun-tahun berikutnya. Berikut ini link web sitenya:

Part 1: http://www.cpdlectures.com/Lecture.aspx?id=113

Part 2: http://www.cpdlectures.com/Lecture.aspx?id=115

Selamat menonton dan selamat belajar!

Oh iya, untuk yang tertarik dengan riset Prof. Bolton, semua publikasi dia bisa di download secara cuma-cuma dari website beliau diatas. Buku teks beliau “A Guide to Soil Mechanics“, publikasi tahun 1979, juga sangat bagus untuk dibaca.

Print Friendly

One response to “52nd Rankine Lecture: Performance Based Design in Geotechnical Engineering

  1. Daftar Situs Judi Online Terbaik in Philippines
    Situsalternatif are the collection of listings of the finest online gambling websites from all recognized bookies / providers in Indonesia.
    Info on online gambling sites listed on this particular page
    is always altering, because we only provide
    sites that get good reviews. Each site provides some
    informative concerning the games available, deposit transaction options,
    and alternative hyperlinks.

    Collection of Situs Alternatif and Daftar Taruhan online Terbaik
    Playing on gambling websites is not completely clean, one of many problems often through players will be difficulty accessing the site best places to perform due to web site blocking.
    Therefore, the Alternative Site collects option links here which usually are
    very useful in order to help gamblers to easily login and daftar taruhan online.
    In addition, you avoid need to bother about the link solusi judi that we all provide,
    needless to say you can access it easily and regarding free.

Leave a Reply

Your email address will not be published.